
Tatap baik-baik matanya, air mata itu ingin keluar darinya
Ketika dia lamat-lamat meresapi wajah kita sat sedang tidur
Ada kisah getir dirinya, sisa derita dari sebuah sepi yang menyayat
Pernahkah kita berpikir betapa dia tak ingin melepaskan pelukan saat kita tiba dari perantauan, atau saat kita kembali pergi menyongsong fajar?

