Oleh: Hisna Cahaya
Kita hanya teman?
Itu tanya yang kubaca dari rautmu
Bukankah sejak dulu kita hanya teman
Sejak pertama kali mengenakan warna biru hingga melepas warna abu bahkan sampai toga tersemat dikepala
Kita hanya teman
Tapi kata "teman" tak pernah hentikan rinai-rinai rindu
Tak jua hilangkan gurantan cemburu


