Berita (7) Buku Saya (3) Cerpen (31) Download Novel (2) lain-lain (1) Musik (7) Puisi (39)

Translate

Senin, 02 Januari 2012

Belajar Makroekonomi-Edisi Makroekonomi

Awal tahun dimulai dengan sebuah kegiatan yang sangat berkualitas yaitu: UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS). Alhamdulillah...akhirnya melakukan suatu perbuatan yang terpuji. Entah mengapa ujian kali ini serasa ketemu hantu. Hantu berbentuk persegi panjang berwarna merah maroon. Dimulai dengan makroekonomi yang nggak kunjung mengerti maksud kurva-kurva tersebut. berbagai cara sudah dilakukan: belajar bersama, belajar sambil jongkok di jamban, belajar sambil tidur, sambil gangguin anak kecil, sambil manjat pohon, sambil ngesot, ngusilin setan dan lain sebagainya. Maaf ga bisa disebutin satu-satu. terimakasih semuanya yang sudah mendukung saya, mendoakan saya, akhirnya saya bisa masuk nominasi akademi award...Lho?

Intinya mah, nih lagi lier...

Terbang Tinggi

gitar: Rino Aribowo
Vocal: Rino Aribowo & Bagus Bastian
Cipt: Rino Aribowo
DOWNLOAD

Music: Rino Aribowo
Vocal: Prodessa
DOWNLOAD MP3 versi ini lebih baik dan mantap!

Liric versi Feat Bagus Bastian
bila kubayangkan
takkan pernah puas
raut wajah ayu
semerbak wangi bunga

Aku Pergi

Gitar & Vocal: Rino Aribowo
Cipt: Rino Aribowo
DOWNLOAD

Semilir angin membelai dalam lamunan
membisikkan kisah-kisah tentang dirimu
namun ku harus pergi tinggalkan kenangan itu
takkan hilang dalam ingatku

Memimpikanmu-dr.seed

arr music: Rino Aribowo
Vocal: Prodessa
cipt: Rino Aribowo
DOWNLOAD

Bolehkah kumemimpikanmu bidadari
dan kuberikan sebuah cinta

seakan terus terlena aku dibuai indah parasnya
dan ternyata dia memang terbaik

Minggu, 01 Januari 2012

Sang Pengagum

SEJAK ADA KAMU, HIDUPKU SANGAT BERWARNA. Kamu mengobati segala kerinduan dan rasa sepi yang telah lama menjajah hatiku. Aku selalu tersenyum sendiri di manapun berada saat mengingatmu, mengi-ngat namamu dan segala tingkah lakumu yang lucu. Bisabisa aku kehilangan kesadaran akan sesuatu dan lupa segalanya dengan pekerjaan yang selalu menyi-bukkan tanpa ampun. Ini bukan lagi masalah soal aku tidak mempedulikanmu. Justru kamulah yang tak mempedulikanku. Kamu menyiksaku dengan me-mendam rasa yang sangat dalam. Dan aku membenci persahabatan ini.